Utang Amerika Serikat: Apa dan Bagaimana?

Utang Amerika Serikat: Apa dan Bagaimana?

Utang negara Amerika Serikat, apa dan bagaimana?

Sebuah thread..

Hal yang pertama harus dimengerti adalah kenapa negara harus berutang?

Jawabannya sederhana: karena pemasukan negara (pajak dll) lebih kecil daripada pengeluaran negara tersebut.

Untuk itu, agar memacu pertumbuhan ekonominya, negara harus berhutang.

Konsep ini sama seperti yang dilakukan sebuah perusahaan yang mau melakukan ekspansi bisnis.

Kenapa ekonomi harus tetap tumbuh? Karena populasi negaranya juga bertumbuh. Setiap tahun, ada banyak tambahan manusia baru yang butuh makan. Ada banyak orang masuk sebagai angkatan kerja setiap tahunnya.

US sebagai sebuah negara adidaya pun tidak bisa lepas dari utang.

Per April 2020, utang US berada di angka $24.7 triliun (CMIIW).

Lalu siapa yang memberi hutang tersebut?

Berbeda dengan individu yang berhutang, negara berhutang dengan mengeluarkan surat utang atau yang disebut dengan government bond.

Surat utang ini menjanjikan bahwa negara tersebut akan membayar bunga secara periodik (kupon) dan membayarkan pokoknya di akhir tenor bond tersebut (yang disebut maturity date).

Surat utang US (yang disebut US Treasury Bond) bisa dibilang adalah salah satu instrumen yang paling aman di mata investor.

Karena status US sebagai negara superpower, jadi kemungkinan US untuk bangkrut (default) itu kecil sekali.

Jadi, US dianggap mampu untuk konsisten membayar kupon kepada para bondholders nya untuk berpuluh-puluh tahun ke depan.

Hal ini lah yang membuat US Treasury Bond laku di pasar dan selalu diminati investor, baik investor publik (perusahaan swasta) maupun investor berupa negara lain.

Bahkan, US Treasury Bond juga dibeli oleh lembaga-lembaga negara US itu sendiri. Hal yang sama dilakukan oleh BPJS dengan membeli surat utang negara RI.

Daripada mereka menumpuk cash, mending dimasukkan di instrumen yang paling aman dengan mendapatkan return.

Rasa percaya diri kepada kemampuan pemerintahan US untuk terus konsisten membayarkan kupon ini yang membuat dana pensiun, dana asuransi, mutual funds, dll menempatkan dananya di US Treasury Bonds.

Jadi, utang pemerintah US yang $24.7 triliun tadi, sekitar 74% nya dipegang oleh para investor ini.

Pemerintah US berhutang kepada perusahaan asuransi, perusahaan dana pensiun, reksa dana, dan pemerintah asing yang membeli US Treasury Bonds.

Sekitar 26% sisanya, dipegang oleh lembaga-lembaga internal di pemerintahan US sendiri (state government etc). Ini disebut dengan intragovernmental holdings.

Sekitar sepertiga dari US public debts tadi, dimiliki oleh negara-negara lain.

Jadi, saat ini Jepang adalah negara yang ‘ngutangin’ USA dengan porsi terbesar. Disusul oleh China.

Rasio utang US terhadap GDP sendiri tergolong cukup besar, sudah lebih dari 100%.

Jadi total utang US sudah melebihi output ekonomi negara itu dalam satu tahun.

Rasio untuk Indonesia sendiri sekitar 30%.

Jadi, sekarang udah tau kan siapa yang ngutangin USA? Yang jelas bukan ‘elite global’ 😁

Oleh: @BigAlphaID

Leave a Reply