Tiga Alasan Kamu Ogah Nabung

Alasan Kamu Ogah Nabung

“Bang bing bung yuk, kita nabung. Tang ting tung..hai, jangan dihitung. Tahu-tahu kita nanti dapat untung.”

Begitu kata lirik sebuah. Entah siapa yang nyanyi. Yang pasti bukan Indira Gandhi apalagi Indira Kalista.

Untung dari menabung itu kalau kita dalam keadaan di luar yang kita harapkan misal pengeluaran untuk kecelakaan, kita tidak terlalu pusing.

Nggak sedikit yang suka ngeles dan cari-cari alasan kalau disuruh nabung. Padahal nabung itu buat kamu-kamu juga biar nggak kesusahan secara finansial nantinya, bukan buat Pak Luhut Binsar Panjaitan juga.

Boro-boro, mereka malah sibuk belanja konsumtif ketimbang belanja investatif yang manfaatnya juga belum tentu ada buat ke depannya kecuali buat eksistensi media sosial.⁣

Ini tipe-tipe alasan Kamu Ogah Nabung.

  1. “Duh aku paling nggak bisa nyimpen duit”

Banyak yang ngeles begini kalau disuruh menabung dan mungkin kamu salah satunya.

Sebenarnya ini tuh bukan alasan, emang dasarnya gak ada keinginan dan niat aja buat nabung aja
makanya 1001 alasan pun dikeluarkan.

  1. “Kalau nabung gue nggak bisa adaptasi dong sama temen-temen gue!”

Ada yang bilang ‘you’re what you friend are’.

Lingkaran pertemanan emang bisa berpengaruh sama gaya hidup bahkan finansial kamu.

Itulah sebabnya kenapa kamu harus pinter-pinter cari teman atau pinter-pinter jaga komitmen buat berhemat dan menabung.

Ini juga jadi alasan kalau kamu orangnya nggak enakan.

  1. “Pengeluaran banyak tahun deh”

Banyak juga yang punya kebiasaan buruk buat finansialnya dijadikan itu sebagai alasan nggak bisa nabung.

Padahal seharusnya kalau kamu udah tau itu kebiasaan buruk untuk finansial, kamu harus menghilangkan kebiasaan itu sebelum kamu.

Selain di atas, kamu punya jawaban lain? Jangan lupa komen ya



Leave a Reply