Kala Dennis Adishwara Sebut Aceh Mengalami Kemunduran

Artis Dennis Adishwara memberi tanggapan soal para perempuan bersepeda yang memakai baju seksi di Aceh.

“Buibuk ayo pindah ke Pulau Jawa & Bali. Kami welcome dengan kemajuan & kegiatan hidup sehat,” kata Dennis beberapa waktu lalu.

Pernyataan tersebut menuai kecaman warganet. Ia pun mendapatkan tanggapan pula dari advokat senior yang juga warga asli aceh.

Simak wawancara berikut:

Dilihat dari kacamata hukum, pasal apa yang memberatkan para ibu itu?

Terkait pelanggaran syariat yang dilakukan beberapa perempuan

Berpakaian seksi beberapa hari yang lalu

Di dalam qanun Aceh maka yang berlaku adalah qanun nomor 11 tahun 2002

Di mana pasal 13 disebutkan ada kewajiban kepada masyarakat untuk menggunakan pakaian yang islami

Pengertian pakaian islami adalah yang menutup aurat yang pantas

Nah yang dilakukan oleh para perempuan itu adalah pelanggaran pasal 13

Lalu dalam qanun itu disebutkan ada pihak pengawas yang namanya polisi syariat atau yang sering dikenal wilayatil hisbah

Maka di pasal itu juga disebut ‘apabila dalam tindakan itu telah diberikan nasihat, telah diberikan peringatan dan masih mengulangi

Perbuatannya itu, maka dapat dikenakan hukuman disebutkan jaksa, mahkamah syariah yang akan menyidangkan

dan semua hal terkait proses hukum

Apa yang dilakukan perempuan itu adalah provokasi terhadap Aceh

Perhatikan saja bagaimana respons masyarakat secara alamiah mereka menolak sesuatu yang akan merusak generasi di Aceh

Jangan provokasi Aceh dan melanggar syariat.

Aceh ini sedang mengawal Indonesia

Menginspirasi Indonesia

Kearifan lokal yang ada di Aceh adalah kekayaan terbesar masyarakat Indonesia

Aceh, dinilai artis Dennis Adishwara, tidak welcome dengan kemajuan. Bagaimana tanggapan Anda sebagai advokat sekaligus warga Aceh?
Kepada Dennis Adishwara saya ingin sampaikan bahwa sebuah daerah yang maju

Adalah daerah yang di sana ada aturan dan ada kepatuhan

Dua itu saja

Justru daerah yang tidak ada aturan itu membuat sistem sosial hukum kita berantakan

Jadi semakin ada aturan yang dipatuhi dan itu bermanfaat buat masyarakat itulah bentuk dari kemajuan

Saya mengundang Mas Dennis, “Ayo kita ke Aceh!”

Kita saksikan selama 24 jam

Mas Dennis bisa minum kopi dengan damai dan kondusif

Tidak ada yang mabuk-mabuk di jalan.

Tidak ada pemerasan, tidak ada intimidasi apapun di Aceh

Kami mengundang Anda datang ke Aceh.

Kita minum kopi terbaik di dunia

Kopi Aceh

Leave a Reply