Cara Dapat Profit Rp200 Juta dari Ngetweet

Bagaimana Admin Mendapatkan Net Profit Rp 200 juta hanya dalam 5 Hari Melalui Twitter Marketing

Studi kasus nyata, tips dan panduan untuk melakukan Twitter Marketing

(Sebuah thread)

Sejumlah orang mengatakan kalau mau jualan, pakailah Instagram saja. Twitter itu cocoknya hanya buat mbacot, sama sekali ndak tepat buat marketing.

Statement itu tampaknya kurang akurat. Sebab pengalaman admin selama ini  Twitter ternyata amat efektif buat proses marketing.

Contoh studi kasus : awal Feb lalu admin launch Paket 3 Buku.

Setiap paket net profit Rp 80.000.
Hanya dlm 5 hari, terjual 2500 paket. Artinya total net profitnya Rp 200 juta.

Siapa yang paling berjasa meraih profit sebesar itu? Jawabannya lugas: TWITTER.

Dari analisa internal yang admin lakukan, hampir 90% pembeli dari pelanggan kontak WhatsApp yang admin miliki. Saat itu ada sekitar 17.000 kontak WA.

Nah darimana admin bisa mendapatkan 17.000 kontak WA yang tertarget?

Hampir semuanya admin dapat melalui Twitter.

Berikut skrinsut dua iklan yang admin gunakan untk menjaring pelanggan WA melalui Twitter ini.

Dari iklan2 simpel seperti inilah admin bisa mendapatkan ribuan pelanggan WA dan akhirnya bisa raih laba Rp 200 juta dalam 5 hari.

Now that’s the Power of Twitter Marketing.

Dengan kata lain, admin gunakan Twitter ini bukan untuk hard selling.

Namun untuk menjaring prospek pelanggan sebanyak-banyaknya agar mau menjadi pelanggan WhatsApp yang admin kelola…..

Inilah yg disebut “Funnel Marketing” – kumpulkan prospek tertarget sebanyak2nya.

Baru setelah punya banyak prospek via kontak WA, admin bisa langsung kirim materi edukasi + promosi ke ribuan kontak yang ada.

Sejauh ini, cara semacam ini sangat efektif untuk mendrive proses marketing dan penjualan (daripada jualan langsung via Twitter).

Anda mungkin bisa melakukan hal yang sama. Apapun jualan Anda, sebaiknya gunakan Twitter ini untuk JARING CALON pelanggan.

Jadi bukan jualan langsung via Twitter. Tapi ajak follower Twitter Anda untuk mau join ke database WA atau database email yang Anda kelola.

Cara agar follower twitter mau menjadi pelanggan kontak WA atau database email adalah Anda mesti memberikan BONUS gratis yang menarik, dan relevan dengan produk yang Anda jual.

Misal kalau Anda jualan kuliner, berikan ebook gratis tentang tips memilih resto yang murah meriah.

Kalau Anda jualan jasa fotografi pernikahan, berikan ebook tentang Panduan Membuat Budget Pesta Pernikahan…

Kalau jualannya jasa penasehat saham, ya bagikan bonus gratis misalnya berupa ebook Panduan Investasi Saham Bagi Pemula.

Atau kalau jualanya jasa training perencanaan keuangan, bagikan bonus gratis ebook ttg Personal Finance for Milennials.

Dengan bonus yang menarik dan relevan spt itu, maka niscaya akan ada banyak orang yang mau menjadi kontak WA (atau database email) yang Anda kelola.

Dg bonus yg relevan, maka prospek yg terjaring jg otomatis tertarget. Sebab mrka sdh minat dg bonusnya yg spesifik.

Agar Twitter Marketing makin efektif, ya tentu follower akun bisnis Anda harus makin banyak juga.

Usahakan agar minimal follower Twitter Anda bisa tembus 10.000 – dengan angka ini maka proses Twitter Marketing akan menjadi lebih powerful.

Cara untuk meningkatkan follower di Twitter tentu harus sering bikin twit dan thread yang berkualitas x berfedah, serta disukai banyak orang.

Anda bisa cek arsip thread2 admin di tab likes akun ini sbg contoh.

Cara untuk meningkatkan follower di Twitter tentu harus sering bikin twit dan thread yang berkualitas x berfedah, serta disukai banyak orang.

Anda bisa cek arsip thread2 admin di tab likes akun ini sbg contoh.

Jadi pola agar Twitter Marketing menjadi powerful adalah seperti ini :

Perbanyak follower Twitter dgn cara menghadirkan twit/thread yg berkualitas x berfaedah.

Lalu setelah punya banyak followers, ajak mereka untuk gabung kontak WA (atau database email) yang Anda kelola.

Memakai kontak WA untuk mengumpulkan calon pelanggan merupakan cara yang murah, mudah dan efektif.

Sebenarnya Anda juga bisa mengumpulkan prospek via database email. Hasilnya efektif juga.

Hanya saja mengelola email marketing lebih rumit dibanding memakai WA yang so simpel.

Twitter Marketing juga terasa efektif sebab algoritme Twitter ini rasanya jauh lebih ramah dibanding IG atau FB.

Dampaknya : jauh lebih mudah ajak follower Twitter untk jd pelanggan WA atau email, daripd follower di IG atau FB.

Misal jika admin pasang iklan berikut ini di Twitter, biasanya akan ada 50 followers yang join setiap kali publish.

Tp jk publish di FB dan IG, hanya 3 orang yang join. Ini terjadi semata krna memang algoritme FB dan IG amat kejam.

Kita dipaksa pasang iklan di FB dan IG.

Demikianlah ulasan studi kasus ttg Twitter Marketing.

Sekali lagi, jika dikelola secara tepat, maka Twitter ini merupakan media yang amat efektif untuk mendrive promosi dan pemasaran bisnis Anda.

Jangan pernah remehkan kekuatan Twitter Marketing.

Twitter: @strategi_bisnis

Leave a Reply