Bawalah Uang Saat ke Masjid

Tidak harus banyak. Jika dirasa Rp 2.000, – banyak, bawa saja Rp 20.000,- persiapkan di kantong. Kemudian masukkan ke kotak amal.

Jika tidak bertemu kotak amal, carilah. Jika tromol amal berjalan di depan, jangan ditakacuhkan. Karena dicuekin itu hal paling pahit kedua setelah ditolak. Lekas masukkan uang ke dalamnya, sebelum ada bisikan busuk.

Karpet yang bersih dan wangi. Kipas angin yang berputar. Lampu yang menyala terang. Kamar mandi dan tempat wudhu yang mengalir air deras. Fasilitas itu semua diupayakan oleh pengelola masjid dengan uang. Uang dari jamaah.
Jangan terbiasa mental free. Jangan sampai kita “dibayarkan” dan jadi penanggungan jamaah lain.

Tidak harus setiap waktu sholat “nyemplungin” uang. Cari waktu dirasa (ny)aman.

Untuk ke kakus umum saja rela mengeluarkan uang, masa untuk tempat paling tenang sedunia enggan keluarkan uang?

Anggap saja kotak amal itu kotak undian. Dan uangmu adalah kertas undian. Yang suatu saat kau akan mendapatkan hadiah itu di akhirat kelak dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Semenyenangkan itu.

No Responses

Leave a Reply